Tampilkan postingan dengan label Suka-suka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suka-suka. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Maret 2017

Buka Dulu Topengmu

Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiiem

Inget lagu ini : "BUKA DULU TOPENGMU, KAU BUKA DULU TOOPENGMU" begitu yang Ariel tulis dan lantunkan sendiri dalam lagunya yang sebgitu famous di persada nusantara <>

Kau tau bahwa semua orang dengan masing-masing topengnya bukan ?, tidak aku, tak pula kamu, yah, bahkan semua orang memiliki topengnya masing-masing kecuali bagi seseorang tertetu saja yang Tuhan kehendaki, …

Coba renungkan, andai saja Tuhan membuka setiap topeng yang terlekat dalam diri di setiap kita, maka boleh jadi kita takkan pernah bisa mengenal satu sama lain, takkan berani bergaul dengan siapa pun sebagaimana sekarang, tak pula bisa bersosialisasi diri secara leluasa dan bebas dengan sikap keterbukaan satu sama lain, sebab keburukan seseorang dan kejahatan hati yang terselinap dalam diri setiap orang tentu akan mudah terkuak oleh masing-masing kita tanpa sekat sama sekali hingga pun secara leluasa kita bisa bebas saling melihat/mengetahui satu sama lain akan keburukan atau kejahatan hati dalam diri masing-masing, …

Jumat, 22 Juli 2016

Mauku, Maumu, dan Mau Tuhan

Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiiem

انا اريد, انت تريد, والله يريد "لما" او "لمن" يشاء

Meski aku MAU, engkau MAU, namun jangan lupa Tuhan pun punya MAU, jika demikian halnya, maka berlakulah MAU Tuhan (menyangkut apa dan siapa) yang Ia kehendaki, bukan mauku, bukan pula maumu.

Allah berfirman :

Selasa, 15 Maret 2016

Imam Syafi'ie : Syair-syair Kehidupan

Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiiem

وإن ضاق رزق اليوم فاصبر إلى غدٍ :: عسى نكبات الدهر عنك تحول

Kalaulah hari ini RIZQI masih terasa sempit, maka tunggulah sampai ESOK hari :: Mudah-mudahan penderitaan segera tersingkir darimu (berganti kecerahan). intaha

فيغنى غنيّ النفس إن قلّ ماله :: ويغنى فقير النفس وهو ذليل
Sebab itu, seorang yang kaya HATI (akan senantiasa terhormat) meski HARTAnya tak melimpah :: Sedang kekayaan bagi yang MSIKIN hati adalah keterhinaannya

صن النّفس واحملها على ما يزينها :: تعش سالماً والقول فيك جميل

Jaga selalu HATImu, dan BAWAlah dengan segala ETIKA yang menghiasinya :: Kelak HIDUPmu kan selamat dan kata-kata yang terucap pun perlahan memBAIK

Minggu, 21 Februari 2016

Lagi, Pernyataan Kontroversi : "Quran Tak Pernah Mengharamkan Lesbian".

Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiiem

Lagi, pernyataan kontroversi soal LGBT, seseorang via twitternya berkicau bahwa Al Quran tidak pernah mengharamkan lesbian.“Mereka yang ngotot bilang Al Quran mengharamkan gay, seharusnya juga jujur bilang Quran tidak pernah mengharamkan lesbian”.

Pak dosen ini gimana ya -saya menyebut beliau pak dosen itu ya memang beliaunya benar seorang dosen qok disalah satu perguruan tinggi peling terkemuka di Indonesia-, itu namanya qiyas pak, dalam kasus lain misalnya, quran juga sebenarnya tak pernah melarang (mengharamkan) "memukul orang tua kita", quran hanya menegaskan larangan berkata-kata kasar terhadap kedua orang tua, "Walaa taqul-lahuma Uffin", klo gitu apakah al-Quran membolehkan ummat manusia nglakuin "pemukulan" terhadap kedua orang tua, iya gitu ?, ya nggak gitu juga kali pak pemaknaanya, hehe,. itu namanya qiyas aulawiyah, kira-kira gini cara memaknainya biar tak keliru dalam memahami al-Quran, "kalau berkata-kata kasar saja tidak boleh, apalagi memukul", sebab memukul itu jauh lebih besar bahayanya ketimbang sekedar ungkapan "uf" (berkata-kata kasar).

Kamis, 18 Februari 2016

Pernyataan Kontroversial Dhani : "Kalau Jadi President, Akan Aku Resmikan Perkawinan Sejenis".

Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiiem.
 
"Gini ya, ga usah jadi icon LGBT, malah kalau saya jadi president nanti, kawin sejenis akan saya resmikan" demikian jawaban ceplas-ceplos Dhani salah seorang artis kaliber papan atas Indonesia yang juga mantan pentolan group band Dewa 19 saat ditanya tentang tanggapannya seputar LGBT, "Bagaimana kalau mas Dhani diminta untuk menjadi icon LGBT, apa mas Dhani siap ?", begitulah pertanyaan lengkapnya dari salah seorang tamu di talk show tersebut.

Ada yang menarik dari pernyataan Dhani di acara talk show tersebut -yang penulis sendiri sampai tulisan ini di post belum mengetahui betul dalam acara apa sebanarnya talk show itu terselenggara, terjadi di mana dan disiarkan di stasiun TV mana-, penulis taunya hanya sepotong, itu pun saat sekilas melihatnya dari yang tersebar di medsos, namun tatkala video itu diunggah oleh salah seorang teman di facebook berdurasi sekitar +/- 37 detik, sontak saja video itu menuai banyak kritik ke arahnya dan beragam tanggapan dari para netizen yang kebetulan mampir dan melihatnya, termasuklah saya sendiri antara lain, kecaman mereka umumnya bernada miring, mereka mencibirnya dan tak jarang secara keras mereka melontarkan kecaman negative terhadap Dhani, bahkan terkadang sampai keluar kata-kata sumpah serapah dengan mengumbar pernyataan-pernyataan konyol dan kata-kata kotor bernada marah yang mengarah kepada sumber pernyataan tersebut, alias kepada Ahmad Dhani.

Senin, 25 Januari 2016

Tips Sederhana Atasi "Link-link Pornographi" yang Berkeliaran di Mana-mana.

Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiiem


Dalam dunia maya laiknya medsos seperti facebook misalnya, di sana kerap menyuguhkan berbagai data dan informasi, dari yang benar-benar kita butuhkan hingga pun data-data sampah yang bersifat hoax, dari informasi yang bermuatan positif hingga yang ternegatif sekalipun, maka tak pelak informasi seronok dan jorok pun tak jarang berseliweran di sana dan menghiasi beranda facebook anda.

Nah, sebagai manusia normal, tak di pungkiri kita pun kadang-kadang ada rasa penasaran dan tergelitik juga untuk kemudian melihat-lihat dengan meng-click apa yang menghiasi facebook kita meski itu bermuatan seronok dan berbau pornographi, sebab hal itu selalu saja mengundang fikiran dan tangan kita untuk bergerak reflek mengikuti instruksi untuk membuka tabir lebih jauh apa yang kemudian tersaji dan terselinap di sana.

Sabtu, 09 Januari 2016

BOSO JOWO, QOK DILAWAN..!!

By. Prof. Agus Sungoto (Penulis dan pakar sejarah "Wali Songo")

Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiiem

Ada orang bule Australia, dia ini seorang pakar dan peneliti komunikasi, datang berkunjung ke salah satu pondok pesantren besar di Jawa, tepatnya di Malang Jawa Timur, sesampai di sana kemudian dia mulai melangsungkan penelitiannya di pondok tersebut tentang keanehan/kekagumannya menyangkut bahasa Jawa yang masih saja bertahan sebagai bahasa komunikasi/bahasa pengajaran di berbagai pondok-pondok pesantren di Jawa, maka bertanyalah dia kepada salah seorang Kyai di sana ... lalu terjalah dialog sebagai berikut …

Bule : "Kenapa kyai kalau mengajar, kitabnya masih menggunakan bahasa Jawa ?, Di zaman globalisasi ini kenapa tidak ditingkatkan dengan menggunakan bahasa inggris ?"

Kyai : "Karena kalau diajarkan dalam bahasa inggris, tidak akan mampu menafsirkan semua kosakata dalam Al-Qur’an maupun hadits, lha bahasa Inggris itu sangat sederhana. Bahasa jawa itu bahasa yang sangat kaya dan sangat kompleks".

Ekspresi Cinta Sang Shufi

Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiiem


راحتي يا إخوتي في خلوتي :: وحبيبي دائماً في حضرتي

Saudaraku, saat-saat luangku, aku tenggelam dalam khalwatku (bersamaNya) :: Sedang kekasih hati senantiasa ada bersamaku

لم أجد لي عن هواه عوضا :: وهــــــواه في الـــبرايا محنتي

Aku tak pernah terbersit sedikitpun untuk menggantikan ekspresi keangkuhanNya :: Sedang emanasi hawaNya senantiasa ada sebagai cobaan bagi semua makhluq

Kamis, 24 Desember 2015

Gusdur dalam Kenangan

Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiiem

Penyair kenamaan sebelum Islam (sebelum Risalah Muhammad SAW), yaitu Tharfah ibn Al-'Abd, dalam salah satu syairnya yang terkenal bergenre al-Mu'allaqa, pernah menyemangati (janji) kepada kaumnya ;


وَلَسْتُ بِحَلاَّلِ التِّلاَعِ مَخَافَة ً :: وَلَكِنْ مَتَى يَسْتَرْفِدُ القَوْمُ أَرْفُدُ

AKU BUKANLAH ORANG YANG BERSEMBUNYI DALAM BEJANA (tanah liat) :: NAMUN MANAKALA KAUM(KU) MINTA TOLONG (padaku), AKAN AKU BANTU (sekuat tenaga).

<<>>

Penggalan syair diatas, Gusdur (Allah yarham) mengutip dan mendendangkannya saat mana didaulat sebagai pembicara di hadapan para mahasiswa Trisakti dalam sambutan terakhirnya -delapan bulan sebelum beliau benar-benar tinggalkan dunia ini-, setelah sebelumnya beliau juga melantunkan shalawat al-Badr bersama-sama dengan mahasiswa, Jend. purn. Ryamizard Ryacudu, beberapa artis dan masyarakat setemat juga civitas akademika Trisakti diiringi gamelan Kyai Kanjeng pimpinan Cak Nun.

Selasa, 22 Desember 2015

Makna Bahagia

by  Hana M  (30 September 2015)

Bismillaahir--RahmaanirRahiiem

Bahagia itu pada dasarnya fenomena mental manusia. Sifatnya metafisik; dibalik fisik/materi. Sentimennya lebih dekat pada naluri ketimbang nalar. Jadi sesungguhnya mustahil bagi manusia menggambarkan "bahagia" dalam simbolisasi benda/fisik/materi. Lagipula, benda/fisik/materi apa yg bisa merepresentasikan kebahagiaan manusia secara utuh? Tentu saja tidak ada.
So, mari ubah ukuran dan "tampilan" bahagia dari bentuk "how to get" yang materialistik menjadi "how to be" yang lebih spiritual.

"Menjadi sesuatu" tentu saja memiliki level yang lebih tinggi dibandingkan "mendapatkan sesuatu", karena "menjadi sesuatu" selalu terkait dengan apresiasi dan kepuasan lintas individu yang lebih luas-yang merasakan langsung manfaat dari ekspresi kebahagiaan yg kita miliki secara pribadi. Sebaliknya, kebahagiaan dengan ukuran "telah mencapai atau mendapatkan sesuatu", biasanya bersifat individual dan sangat dekat dengan "narsisisme". Usaha mencintai diri sendiri secara berlebihan.

Sabtu, 21 November 2015

Cinta, Impian dan Syukur

Bismillaair-Rahmaanir-Rahiiem.

Allahumma salli `ala Muhammad, kama sallayta `ala ali Ibrahim, Allahumma barik `ala Muhammad, kama barakta `ala ali Ibrahim.

Assalamu'alaykum Warohmatullahi Wabarokatuh...

Membaca kehidupan, seperti membaca sebuah buku dengan beragam pena dan bentuk tulisan, beragam penulis dan latar belakang. Dan hanya Allah lah Yang Maha Mengetahui kebenarannya.

Allah SWT memberikan petunjuk di semua hal yang terjadi dalam kehidupan yang fana ini, bahkan untuk sehelai daun yang gugur. Tak ada yang luput dari pengawasan serta ijin-Nya.

Begitu juga halnya dengan Cinta. kadang kita tidak mengerti mengapa kita begitu mencintai sesuatu tanpa alasan. Namun adalah kodrat bagi manusia untuk memiliki kecintaan terhadap dunia sebagaimana firman Allah yang artinya :

Selasa, 17 November 2015

Imam Syafiie RA : Jalan Menuju-Nya



  بسم الله الرحمن الرحيم



من مقالة الإمام الشافعي رحمه الله
إذا كنتَ في الطريق إلى الله فاركُض ،
و إن صُعب عليك فهرولْ ،
و إن تعبتْ فامشِ ،
فإن لم تستطيع فسِرْ حَبوًا ،
و إيّاك والرجوع .

Makalah Imam Syai’ie -semoga Allah merahmati beliau- :
Saat kau berada di jalan Allah maka berlarilah menujunya,
Jika (itu) sulit bagimu maka bersantailah menuju-Nya,
Jika (jalan itu) terlalu payah dan menyusakan, melangkahlah (dengan) jalan kaki,
Namun jika anda tak kuasa, hendaklah kau merangkak,
Tetapi ingat !, jangan sampai kau berbalik -ke belakang- !!.


Jumat, 30 Oktober 2015

Grasroot : Tentang Politik Lokal, Ibar-ibur Pilwu Desa Tegalgubug



Bismillaahir-Rahmaanir-Rahhiiem

Deuh ya ,. Jaman skien, grasroot kelas akar rumput lan rakyat jelata jeh wis pda wani rang ngrasani para Kiai, pisan maning “NGRASANI KIAI” lantaran ibar-ibuur pilihan kuwu (Pilwu), mbatin stadium 8, apa bli weru tah ari para Kiai iku biasae dadi panutan masyarakat kuh ?, panutan kita sedaya ?, yong lagi apa maning para Kiaie luh lewa nemen-nemen temen ya dukung-mendukung salah sijine calon kuwue luh, pacake sih ana deal-deal politik kunuh, mbuh sih kepriben ?, hehe

Jujur, kelingan lagi bengen rang, jamane pilian kuwu Mansur ika kah (ning Tegalgubug lor), bapak kula gaih -jarene masyarakat sih- termasuk salah sijine Kiai ora cah, namung waktu semono bapak kula luh -secara politik- bisa bermain elegan atau paling tidak beliau mampu menempatkan diri berperan dan berlaku sbgmn tokoh masyarakat atau pengayom warga meski dlm sekup local seantero al-Murtadho, kula inget betul calon kuwue ana papat jaman smono sing terapresiasi kelawan bendera abang (Sersan Yahya), bendera kuning (H. Mansur), ijo (H. Caslam) lan biru (Lebe Solihin).


Kamis, 03 September 2015

Seperti Gelombang, Kadang Pasang, Kadang Surut, begitulah HIDUP

Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiiem

Hidup -seperti juga banyak disebut orang- bak Roller Coaster, setidaknya begitulah yang terdesksripsi dalam sebuah karya di lagu-barat barat sekelas Ronan Keating, "Hidup kadang diatas, kadang dibawah" demikian tulis Ronan dalam lirik lagu itu. Hidup juga berputar seperti RODA, karenanya, menjalani hidup di dunia ini juga kerap kali disebut Roda keHIDUPan.

Ia, memang macam-macam sih tafsiran banyak orang tentang arti hidup itu sendiri, seolah satu dari lainnya tak puas dengan tafsiran HIDUP yang ada, setiap kita memang boleh ekspresikan gaya hidupnya masing-masing demi untuk polakan tujuan hidupnya sendiri dengan mencoba kembali menafsir ulang dari sekedar interpretasi yang ada, hingga bahkan ada yang bilang A, ada yang B tentang HIDUP, semuanya benar, tak ada yang salah, paling tidak menurut versinya masing-masing, meski penafsirannya terkesan parsial dan tidak secara utuh,

Namun bagiku, dan mungkin juga bagi semua orang, HIDUP itu perjuangan, hidup yang musti di perjuangkan, bergerak untuk maju, dinamis, tidak statis, sebuah fakta pilihan yg harus kita jalani, kita tak bisa mengelak sedikitpun dari padanya.

Jumat, 14 Agustus 2015

Sayyidina 'Ali versus Nashrani

Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiiem
 
Suatu hari, Sayyidina ‘Ali RA (Khalifah ar-Rasyied yang ke-4) diundang seorang Nashrani untuk mengahadiri acara jamuan di rumahnya.

Kepada ‘Ali, Nashrani itu menyuguhkan anggur. Tanpa basa-basi, sang Imam memakannya.

Lalu Yahudi itu memberi segelas khamr kepada Imam., namun sayyidina ‘Ali menolaknya : "Maaf, khamr diharamkan bagi kami kaum muslimin", jelas Sayyidina 'Ali.

"Aneh sekali kalian ini wahai muslim" kata Yahudi itu, "Kalian menghalalkan anggur tapi mengharamkan khamr padahal khamr itu berasal dari anggur".

"Apakah kamu memiliki istri..???", tanya sayyidina Ali.

"Punya..!!"., jawab Yahudi itu. "Datangkan ia kemari". Yahudi itu pun memanggil istrinya.

"Apakah kamu memiliki seorang putri..??"., tanya ‘Ali lagi. "Punya !!", jawab yahudi itu. "Datangkan dia ke sini !!". Yahudi itu pun memanggil putrinya.

Setelah istri dan putrinya hadir.

Rabu, 29 Juli 2015

Turut Ramaikan ISLAM NUSANTARA : Diskusi ringan dgn teman facebook, meski dgn perspektif asal, sing penting bli kesasar (tersesat jalan)


Bismillahi ar-Rahmaan ar-Rahiiem

Untuk supaya tidak di salah-pahami tentang istilah ISLAM NUSANTARA, coba simak dan renungkan tabyin syair berikut :

فمَن به جَاء اسلامْ نوسانتارا :: تِسعةُ أولِياءِ اللهِ في جَوَى

ومَـن يُرافِـــضُـه لا يُـعلَم في :: بابِ إضـافةٍ لــذاك فاعرِفِ

لأنّه الإســـلامُ في نوسانتارا ::  نويّةً فِي ليـس مِنْ او لامًا


(Tahukah anda) siapa pembawa ISLAM NUSANTARA ? ::
merekalah wali songo di Jawa.

Barang siapa yang menolak ISLAM NUSANTARA ::
dia belum mengerti susunan idhafah (idiom), maka ketahuilah

Islam Nusantara itu (artinya) ISLAM di NUSANTARA ::
menyimpan makna FI (di) bukan MIN (dari) atau LI (pada)

Sumber : nu.or.id

Selasa, 21 Juli 2015

Imam Syafi’ie RA bertabarruk dengan Jubah (Gamis) Imam Ahmad RA



Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiiem

Tersebut dalam kitab “Thabaqat asy-Syafi’ieyyah al-Kubra” karya ‘Abd Wahhab ibn ‘Aly ibn ‘Abd al-Kaafi as-Subuky -atau lebih popular dengan nama Imam Subuky- (tahun 771 H), riwayat ini ada dipage II/36, berkata Imam ar-Rabii’ ibn Sulaiman al-Muraadiy (salah seorang murid Imam Syafi’ie) : Bahwasannya Imam Syafi’ie RA suatu hari pergi menuju Mesir, lalu ia berkata kepadaku : “Wahai Rabii’ !!, bawalah suratku ini dan serahkan kepada Abi ‘Abdillah, yaitu Ahmad ibn Hanbal (di Baghdad Iraq), dan sampaikan salamku padanya, dan tunggulah apa responnya ?”,

Berkata Imam Rabii’ -melanjutkan ceritanya-, kemudian aku memasuki kota Baghdad, dan bersamaku sepucuk surat dari sang Imam, sesampai di Baghdad aku langsung menemui Imam Ahmad, dan beliau tengah melaksanakan shalat fajar di sebuah masjid, sesaat aku menungguinya dulu, selepas beliau beranjak bangkit dari mihrabnya, lalu kepadanya aku serahkan surat itu selepas aku memberinya salam terlebi dahulu : “Surat ini dari saudaramu, Imam Syafi’ie di Mesir, wahai Abi ‘Abdillah !!”. Lalu kepadaku, Imam Ahmad berkata : “Kamu sudah tau isinya ?!”, aku berkata : “Belum, wahai Abi ‘Abdillah !!”, lalu secara hati-hati beliau membuka segel surat itu kemudian membacanya, aku perhatikan, kedua mata beliau mulai berlinangan air mata, dan kepadanya aku coba memberanikan diri untuk bertanya : “Gerangan apakah yang membuatmu menangis, wahai Abi Abdillah ?!”.

Kisah Imam Syafi’ie versus Putrinya Imam Ahmad RA


Bismillqahir-Rahmaanir-Rahiiem

Alkisah, suatu hari Imam Syafi’ie datang berkunjung ke rumah Imam Ahmad ibn Hanbal, dan Imam Ahmad memiliki seorang putri cantik lagi shalihah, dia bangun hampir disetiap malamnya untuk qiyamullail, siangnya berpuasa, dia juga senang akan mendengarkan kisah-kisah teladan (autobiographi) tentang orang-orang shalih dulu, sehingga saat ketika mendengar bahwa Imam Safi’ie -yang sebegitu besar penghormatan ayahnya terhadap sang Imam- akan berkunjung ke rumah ayahnya, betapa senang dia mendengar itu.

Maka tatkala hari yang ditunggu-tunggunya benar-benar datang, dan benar saja sampailah sang Imam di rumah ayahnya, dia pun senang menyambutnya dengan berharap besar bahwa dia akan mengetahui banyak hal tentang seluk-beluk sang Imam, tentang apa yang akan diperbuatnya dan dapat mendengar maqalahnya langsung dari sang Imam. Kemudian setelah sang Imam menyantap habis makanan yang dihidangkan, lalu malam itu Imam Ahmad beranjak pergi untuk shalat dan berdzikir, sedang sang Imam justru merebahkan badannya dipembaringan setelah memasuki suatu kamar yang sebelumnya telah dipersiapkan untuk peristirahatan sang Imam, maka dari sejak itu mulailah sang putri memata-matai dan mencermati apa yang bakal diperbuat sang Imam hingga fajar nanti.

Sabtu, 16 Mei 2015

Sembahlah Tuhanmu higga keyakinan itu benar-benar menghampirimu

Bismillahir-Ramaanir-Rahiiem

Bilakah di hatimu masih saja ada sepercik kecemasan, keraguan dan ketakutan, kuatkan hatimu, mantapkan keyakinannya dengan banyak-banyak mengingat Allah Azza waJalla (dengan berdzikir kepada-Nya)

namun bila tak lagi ada kecemasan tersisa sedikit pun di sana, juga keraguan dan ketakutan, maka (ketahuilah) niscaya Allah 'Azza waJalla membuka lagi lembaran-lembaran baru untukmu dengan segala ketentuan-Nya, dan perlu engkau tahu bahwa engkau tengah bertawajjuh dengan-Nya, dengan Kalam-Nya, dan yakinlah bahwa engkau tak henti menuju-Nya, bahwa engkau pun tengah kembali ke pangkuan-Nya

كُنْ رَابِطَ الجَأشِ وَارْفَعْ رَايَةَ الأَمَلِ:: وَسِرْ إِلَى اللهِ فِي جِدٍّ بِلاَ هَزَلِ
وَإِنْ شَعُـرْتَ بِنَــقْصٍ فِـيكَ تَعْـرِفُهُ :: فَغَذِّ رُوحَـــكَ بِالْقُرآنِ وَاكْتَــمِلِ
وَحَارِبِ النَّفْسَ وَامْنَعْهَا غَوَايَتَهَا :: النَّفسُ تَهوَا الَّذِي يَدعُو إِلَى الزَّلَلِ

Kamis, 16 April 2015

Refleksi politik "Islam" (Sunni & Syi'ah) vs "kafir" (AS & Yahudi Israel)

Bismillahir-Rahmaanir-Rahiiem

Krisis Timur Tengah tak kunjung selesai. Malahan lebih dahsyat. dari mulai invasi AS ke Irak, penggulingan Sadam Hosein berkedok nuklir pembohong (bukan pemusnah) massal dan penggulingan Kadafi di Libiya, sampai chaosnya Mesir, Libya, Syiria, Lebanon dan terakhir (update hari ini) muncul lagi konflik di Yaman, ternyata semua itu melahirkan anak turunan yg bernuansakan konflik politik radikalisme dan kekerasan berkepanjangan.

Lalu, timbul ISIS (Islamic State in Iraq and Syiria) dan penyerangan Arab Saudi (baca Wahabisme) bersama sekutunya (AS dan Yahudi Israel) memukul dan menghantam golongan Al-Hutshi (Syi'ah Zaidiyah) secara besar-besaran di Yaman.
Pertanyaannya, posisi Hizbullah Lebanon -yang konon sbg pramiliter Syi'ah- dan Iran di mana ?, AS dan Israel juga di mana ?.

AS rupa-rupanya bersetandar ganda soal politik ; 
Di satu sisi AS bekerjasama dgn Hizbullah Syi'ah Lebanon untuk bersama-sama memukul mundur ISIS, karena rupanya ISIS oleh AS dipandang sbg musuh bersama, musuh dunia dan musuh kemanusiaan. Lalu terjadilah kerjasama di sana. Iran dan Bassar Asad pun demikian, lebih memilih koalisi dan bekerjasama dgn AS utk memukul ISIS.