Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiiem
Lagi, pernyataan kontroversi soal LGBT, seseorang via twitternya berkicau
bahwa Al Quran tidak pernah mengharamkan lesbian.“Mereka yang ngotot
bilang Al Quran mengharamkan gay, seharusnya juga jujur bilang Quran tidak
pernah mengharamkan lesbian”.
Pak dosen ini gimana ya -saya menyebut beliau
pak dosen itu ya memang beliaunya benar seorang
dosen qok disalah satu perguruan tinggi peling terkemuka di Indonesia-, itu
namanya qiyas pak, dalam kasus lain misalnya, quran juga sebenarnya tak pernah melarang
(mengharamkan) "memukul orang tua kita", quran hanya menegaskan
larangan berkata-kata kasar terhadap kedua orang tua, "Walaa taqul-lahuma
Uffin", klo gitu apakah al-Quran membolehkan ummat manusia nglakuin "pemukulan"
terhadap kedua orang tua, iya gitu ?, ya nggak gitu juga kali pak pemaknaanya, hehe,.
itu namanya qiyas aulawiyah, kira-kira gini cara memaknainya biar tak keliru
dalam memahami al-Quran, "kalau berkata-kata kasar saja
tidak boleh, apalagi memukul", sebab memukul itu jauh lebih
besar bahayanya ketimbang sekedar ungkapan "uf" (berkata-kata kasar).